Saturday, June 14, 2014

Serba Instan

Belakangan ini, saya "tertarik" dengan fenomena berpikir instan. Ya! Bukan hanya makanan dan minuman saja saja yang instan. Tetapi pikiran pun bisa instan. Mungkin semua ini karena kita terbiasa disuguhkan dengan yang serba instan. Mie instan, misalnya. Bahkan, proses pendidikan pun ada yang instan. Menurut saya, loncat kelas dan program kelas akselerasi adalah bentuk pendidikan instan.
Pola pikir instan inilah rupanya yang mendorong terbentuknya karakter-karakter yang tidak mau berjuang, lebih mementingkan hasil akhir daripada proses, sehingga cenderung menghalalkan segala cara (termasuk dengan cara-cara yang instan) untuk menggapai tujuan akhir. Tak dipungkiri bahwa hasil akhir adalah penting, tetapi proses untuk mencapai sesuatu yang penting itu tidak bisa diabaikan begitu saja. Karena, inti dari semua yang kita capai pada akhirnya adalah proses yang kita jalani sejak awal hingga tujuan tercapai. Dalam perjalanan proses itulah kita belajar, termasuk belajar mengenali diri kita sendiri. Dalam perjalanan proses itulah kita menempa diri kita untuk menjadi lebih tangguh dan lebih siap untuk menghadapi problema hidup. Dalam perjalanan proses itulah kita mendapat banyak pengalaman dan pelajaran, jika kita mau berpikir tentunya.

No comments:

Never Stop to Smile

Never Stop to Smile

The Nature of Human Being

The Nature of Human Being

Think Purple

Think Purple